IMAGE-1 IMAGE-2 IMAGE-3 IMAGE-4 IMAGE-5

Jumat, 21 Oktober 2011

Singkirkan Ketakutan

Jalan keberhasilan ini adalah milik anda. Pada saat anda menyadari bahwa anda bertanggungjawab penuh atas segala sesuatunya, dan anda tak menemukan alasan apa pun untuk menyalahkan orang lain, di saat itulah anda menemukan jalan anda sendiri. Di saat itulah anda menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya anda yang mampu memikul hidup anda, bukan orang lain.

Bila anda menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah.Bila anda menganggap hidup adalah beban, pikullah. Bila anda menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbagilah. Kerjakan yang terbaik dari diri anda. Tujuan hidup akan anda temukan di saat anda menjalani perjalanan anda. Dan yang terpenting, anda tak kan menemukan apa-apa bila diam tak melakukan sesuatupun.

Tahukah Anda.!
Dulu, orang Amerika sangat takut terhadap buah tomat, dan menganggapnya beracun serta tidak bisa dimakan, karena tomat masih sekeluarga dengan kecubung.
Namun tentu saja itu tidak berlangsung terus. Keadaan berubah setelah seorang dokter asal Virginia bernama Dr. Siccary  di tahun 1733 berani 'menantang maut' dengan memakan beberapa buah tomat di depan orang banyak.Masyarakat Amerika kemudian menjadi percaya bahwa tomat tidak beracun dan bahkan memiliki rasa nikmat. Di masa kini Amerika Serikat adalah produsen dan konsumen tomat terbesar di dunia.

Wisdom Of The Day
Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila
memang itu diperlukan. Anda takkan bisa meloncati
sebuah jurang dengan dua lompatan kecil.
(David Lloyd George) 

http://mrsigit80.blogspot.com/


Pertunjukan Terakhir

Seorang pemain sirkus memasuki hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatih bermain sirkus. Beberapa hari kemudian, ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya.Mula-mula anak ular itu dibelitkan pada kakinya.
Setelah ular itu menjadi besar dilatih untuk melakukan permainan yang lebih berbahaya, di antaranya membelit tubuh pelatihnya.
Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sirkus itu mulai mengadakan pertunjukkan untuk umum. Hari demi hari jumlah penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanya semakin besar. Suatu hari, permainan segera dimulai.

Atraksi demi atraksi silih berganti. Semua penonton tidak putus-putusnya bertepuk tangan menyambut setiap pertunjukkan. Akhirnya, tibalah acara yang mendebarkan, yaitu permainan ular. Pemain sirkus memerintahkan ular itu untuk membelit tubuhnya. Seperti biasa, ular itu melakukan apa yang diperintahkan. Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi sedikit pada tubuh tuannya. Makin lama makin keras lilitannya. Pemain sirkus kesakitan. Oleh karena itu ia lalu memerintahkan agar ular itu melepaskan lilitannya, tetapi ia tidak taat. Sebaliknya ia semakin liar dan lilitannya semakin kuat. Para penonton menjadi panik, ketika jeritan yang sangat memilukan terdengar dari pemain sirkus itu, dan akhirnya ia meninggal.

Renungan :
Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan. Kita merasa tidak terganggu dan dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa bahwa kita sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataanya, apabila dosa itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri lagi daripadanya.
(submitted by Hartono Achmadi @consultant.com)

Tahukah Anda!
Orang Inggris menghabiskan waktu paling sedikit di situs pornografi. Rata-rata mereka cuma menghabiskan waktu 36.7 menit dalam sebulan (atau kira-kira satu menit sehari). Angka ini lebih rendah dari warga Eropa lainnya.


http://mrsigit80.blogspot.com/

Delapan kado Indah

Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, sms, internet, telepon, foto, kado atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan.
Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu". Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN 

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi.
Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Kesediaan untuk mengalah juga dapatmelunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliiling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?

(submitted by Shanty Pramita @bdg.centrin.net.id)

Wisdom Of The Day
Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah lagu, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah.
(Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)



http://mrsigit80.blogspot.com/





Relatif

Panggung 1: Jauh di sebuah dusun nelayan dengan bau laut yang kental. Seorang paman menanyakan kabar keponakannya yang telah lama pergi ke kota. Dengan bangga, ibunya menjawab, "Syukurlah, sekarang hidup Bejo sudah enak. Dia bekerja sebagai petugas kebersihan di gedung tinggi."

Panggung 2: Di sebuah gedung perkantoran di tengah kota yang sibuk. Seorang bos berdasi menanyakan tentang seorang pegawai yang tampak lusuh. Dengan gugup, manajernya menjawab, "Namanya Bejo pak! Pegawai rendahan di bagian kebersihan. Sayang, nasibnya tidak sebaik namanya." Aha! Betapa relatifnya nilai sebuah pekerjaan. Dari satu sudut pandang, sesuatu yang dibanggakan ternyata tak ubahnya cemoohan. Namun dari sudut lain, sebuah ejekan ternyata sumber harapan panjang. Begitulah bila pikiran mulai menilai-nilai apa yang disebut "kemujuran" hidup, maka pada saat yang sama ia memisah-misahkan orang ke dalam kelas-kelas yang berbeda. Padahal, melalui tatapan hati nurani, tiadalah lebih berharga jabatan tinggi di hadapan jabatan rendah. Ketika anda menghargai dan membebaskan diri dari peringkat- peringkat "keberuntungan", di saat itu anda mampu mendengar bisikan nurani.


Tahukah Anda!
Teleskop pertama dibuat pada tahun 1608 oleh orang Belanda bernama Hans Lippershey. Teleskop tersebut memiliki dualensa yang membiaskan cahaya dan membuat objek yang jauh kelihatan sangat dekat.

Setahun kemudian, seorang Italia bernama Galileo Galilei menggunakan teleskop yang serupa untuk mempelajari bulan.


Wisdom Of The Day
Sedikit sekali orang kaya yang memiliki hartanya sendiri.
Hartalah yang memiliki mereka. (Robert G. Ingersoll) 


http://mrsigit80.blogspot.com/

Sabtu, 08 Oktober 2011

Berusaha tetap bangkit walaupun harus terjatuh lagi

Setiap orang mempunyai masalah dan cobaan yang berbeda-beda dalam hidup ini. Seperti yang kita tahu, nobody’s perfect, begitupun hidup. “Sesempurna”apapun kehidupan seseorang, pastinya ada sesuatu hal yang membuat hidupnya menjadi “tidak sempurna” atau tidak lengkap. Sehebat apapun seseorang, dia tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang telah di miliknya. Tanpa aku contohkan, kalian pastinya tahu dengan pasti apa yang aku maksud karena setiap orang mengalaminya.

Setiap orang pastinya pernah mengalami ujian ataupun masalah yang membuatnya terjatuh atau bahkan terpuruk. Mungkin tidak hanya sekali, tapi berkali-kali. Namun hal yang membuatnya tetap bisa bertahan adalah kekuatan hati yang luar biasa dan keyakinan bahwa dia akan bisa melaluinya.Orang-orang yang berhasil maju dalam hidup adalah orang-orang yang mengangkat kepalanya di atas segala keadaan. Seburuk, sepahit dan seberat apapun cobaan yang di hadapinya, dia selalu berusaha untuk tetap bertahan, untuk tetap kuat walaupun dia tahu dengan pasti, semuanya terasa sangat berat.

Orang-orang yang bisa tetap bertahan walaupun di saat terburuk sekalipun, selalu yakin bahwa ujian yang di berikan kepadanya tidak pernah bermaksud untuk menghancurkannya, tetapi untuk “melatih” nya agar menjadi pribadi yang lebih kuat apabila di hadapkan pada permasalahan ataupun cobaan yang jauh lebih berat lagi. Ketika kita di hadapkan pada suatu permasalahan yang terasa pelik, berusahalah tetap yakin bahwa sumber kekuatan yang paling besar ada apa pikiran kita sendiri, Kita harus yakin bahwa kita mempunyai kekuatan yang luar biasa dalam diri kita, yakin bahwa kekuatan dalam diri kita jauh lebih besar dari yang kita duga.

Terkadang kita sebagai manusia biasa merasa kalau kita mempunyai keterbatasan. Tapi “keterbatasan” yang kita rasakan jangan sampai membuat kita terpuruk apalagi putus asa. Kita boleh saja sedih, marah karena itu sangatlah manusiawi. Kita juga pastinya membutuhkan waktu untuk menenangkan pikiran dan “menyembuhkan” hati yang sedang terluka. Menghadapi masalah adalah dengan bersikap tenang, karena dengan hati dan pikiran tenang, kita akan bisa menghasilkan pemikiran dan jalan keluar yang rasional dan terbaik.

Mungkin kita pernah mendengar kalimat, waktu yang akan menyembuhkan. Tetapi “penyembuhan” itu sendiri membutuhkan proses, keikhlasan dan “perang batin” yang berkecamuk di hati. Sisi baik dan buruk yang ada dalam hati kita akan terus berusaha untuk “menang”. Sisi manakah yang memenangkannya, pada akhirnya itulah yang akan terjadi pada diri dan hidup kita, termasuk dalam menghadapi kondisi “keterpurukan” kita. Akankah kita mampu bangkit lagi ataukah justru semakin terpuruk. Berusahalah untuk tetap bangkit walaupun kita harus terjatuh dan terjatuh lagi.

Kembalikanlah lagi semua permasalahan yang kita hadapi kepada yang memberikannya yaitu Allah, minta tolonglah karena hanya dari-Nyalah datangnya semua pertolongan. Berusahalah untuk selalu dekat dengan-Nya karena hanya dengan mendekatkan diri kepada-Nya, maka hatimu akan tenang.

“I asked for Strength and GOD gave me difficulties to make me strong. I asked forWisdom and GOD gave me problem to solve. I asked for Prosperity and GOD gave me brain to work. I asked for Courage and GOD gave me dangers to overcome. I asked forLove and GOD gave me trouble people to help. I asked for Favour and GOD gave me opportunities. I received nothing that I want. But…I received everything that I needed. My prayer has been answered.”


By, Shanty Wiryahaspati
*Kata Bijak Berbagai Sumber


http://mrsigit80.blogspot.com/
WebRepOverall rating 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More